Minggu, 30 Maret 2014

[ Kewirausahaan ]

 Pengertian Secara Garis Besar:
 Kewirausahaan:
  Etimologi   :
  “Wirausaha” yang diberi imbuhan “ke-“ & “-an”. Wirausaha dari kata “ Wira”(Pahlawan/perwira/berani)
   & ,“usaha”(daya usaha).

 Menurut Savary:
   Kewirausahaan adalah orang yang membeli suatu barang dengan harga pasti meskipun orang itu belum mengetahui guna ekonomisnya.

   Dasar KWU:
   INPRES  NO.4/1995          :
GNMMK (Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan membudayakan KWU)

·     Pengertian    Wirausaha:
1.   Ahli Ekonomi:
   Seseorang/sekelompok orang yang mengorganisasi faktor2 produksi:ATMK(Alam, Tenaga Kerja, Modal, Keahlian)
2.   Businessman:
   Ancaman pesaing baru dapat seorang partner, distributor, konsumen atau seseorang yang diajak bekerjasama
3.   Gede Parma:
  Orang yang berani memaksakan diri untuk menjadi pelayan orang lain

·         Pengertian secara khusus:
   Wirausaha:
   Kemampuan untuk hidup sendiri didalam menjalankan kegiatan usahanya yang bebas / merdeka secara lahir & batin
  KWU:
   Sikap mental dan jiwa yang selalu aktif dalam berusaha untuk memajukan karya baktinya dalam rangka upaya meningkatkan pendapatan didalam kegiatan  usahanya.
   Wirausahawan:
 Orang2 yang trampil memanfaatkan peluang2 didalam mengembangkan bidang usahanya dengan tujuan mendapatkan yang sesuai dengan rencananya.
·         Tujuan Wirausaha:
  • Menumbuh-kembangkan jumlah wirausaha yang berkualitas
  • Meningkatkan kesadaran & pemahaman KWU yang tangguh
  • Meningkatkan kesejahteraan & kemajuan di masyarakat

·         Sasaran KWU:
  • Instansi pemerintah
  • Pelaku ekonomi 
  •  Generasi Muda

·         Manfaat:
  •    Mengurangi pengangguran
  •   Sebagai generator pembangunan
  •   Sebagai suri tauladan di masy.
  •  Mendidik masy. Hidup hemat dan efisien

·         Asas:
  •   Kemampuan bekerja secara tekun, teliti &  produktif
  •   Kemampuan bekarya dengan mandiri
  •   Menciptakan etika bisnis yang sehat
  •    Memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sistematis ( termasuk keberanian mengambil resiko)

·         Sikap mental wirausaha:
  •    Jujur
  •  Pantang menyerah
  •   Kemauan keras
  •  Percaya diri

·         Sifat wirausaha;
  •  Pencipta perubahan       (inovator)
  •  Selalu melihat perbedaan
  •  Mudah jenuh
  •  Pengeksperimen perubahan

·         Syarat wirausaha;
  • Tidak konsumtif + boros
  • Mengutamakan keberhasilan
  • Pintar bergaul + luwes
  •  Baik
  • Trampil + pikiran positif + ulet
  • Semangat tinggi + berani & bertanggung jawab
  • Berpendidikan formal + kreatif

·         Perilaku wirausaha:
  • PD
  • Orientasinya tugas + hasil
  • Pengambil resiko
  • Berkepemimpinan
  • Orientasi : MASA DEPAN

·         Ketrampilan:
  • Dasar :
  1. Mental  spiritual tinggi
  2. Kepribadian unggul
  3. Berinisiatif
  4. Dapat mengkoordinasikan kegiatan usaha
  • Khusus(C-T-H)
  1.  Conceptual Skill (konsep) : Kemampuan untuk melakukan kegiatan usaha secara menyeluruh berdasar konsep yang dibuatnya
  2.  Technical skill (teknik) : Kemampuan melakukan teknik tertentu dalam mengelola usahanya
  3.  Human skill (manusiawi) : Kemampuan bekerjasama dengan orang lain (sesama, atasan, bawahan)
·         Tingkatan manager:
  • TOP     : Dirut, direktur
  • Middle  : Kabag/kabid/kasi (kepala suatu bagian)
  • Low      : Mandor/supervisor
  • Non      : Karyawan
·         Ruang lingkup : (meliputi kegiatan2 yang mengandung unsur bisnis) > (A,Pd,Pt,I,J)
  •        Agraris:
  1. Pertanian
  2. Perkebunan
  3. Peternakan
  4. Perikanan
  5. Kehutanan
  •            Per.Dagangan
§  Pedagang Besar : agen, distributor
§  Pedagang kecil   : unit store, chain store, dept.store, supermarket, shopping center
  •  Per.Tambangan
  •  Industri
  •  Jasa
  1. Keuangan
  2. Transportasi
  3. Profesi
  4. Hiburan
  5. Kesehatan
  6. Dll

        Perilaku Kerja Prestatif
       (sikap ingin maju di segala bidang khususnya bidang kompetensinya)
·         Upaya wajib wirausaha:
  • Bersikap yang bersifat teknis
  • Bersikap yang mempunyai kompetensi di bidangnya
  • Bersikap prestatif dan selalu ingin maju
·         SDM yang prestatif:
  • Penguasaan diri dalam bentuk inisiatif
  • Trampil memanfaatkan kesempatan & menyesuaikan diri dalam menghadapi perubahan keadaan yang cepat berubah
  •  Dapat menghargai perbedaan, kerja tim kompak, ber-tenggang rasa, peka dalam komunikasi
·         Bentuk kerja prestatif:(I’M CeKaT)
o   Ikhlas   : Bekerja sungguh2 dengan ikhlas
o   Mawas : Tidak terpengaruh emosi saat bekerja
o   Cerdas : Pendai memperhitungkan segalanya
o   Keras   : Memiliki sifat mau kerja / gila kerja untuk mencapai tujuan
o   Tuntas   : Mengerjakan sesuatu dari awal sampai akhir

·         Karakteristik: (sesuatu yang berhubungan dengan watak, sikap, prilaku, tabiat orang terhadap perjuangan hidup untuk bahagia lahir & batin):
o   Disiplin
o   Komitmen tinggi
o   Jujur
o   Kreatif & inovatif
o   Mandiri
o   Kerja keras
o   Berani menanggung resiko
o   Berpikir positif & bertanggung jawab
o   Anti-emosi
o   Tidak ingkar janji
o   Dll

·         Kebiasaan positif wirausaha;
  • Disiplin
  • Komitmen tinggi
  • Jujur
  • Kreatif & inovatif
  • Mandiri
  • Realistis

·         Ciri & karakteristik wirausaha menurut Bygrave (10 D);

  • Decisiveness   (cekatan)
  • Doers             (pemanfaat kesempatan)
  • Determination (keputusan)
  • Dedication     (berdedikasi)
  • Devotion        (cinta bisnis)
  • Details           (mendetail)
  • Destiny          (nasib/takdir)
  • Dollar            (bermotif keuangan)
  • Distribute       (menyebarkan/menyampaikan)
  •  Dream           (Bermimpi)

·         Tujuan jiwa wirausaha:
  • Berusaha meningkatkan kesejahteraan masy. & lingkungan
  • Mendekatkan si miskin & kaya
  • Berusaha menampung tenaga kerja dalam meningkatkan pendapatan
  • Menumpuk kekayaan dalam bidang usahanya

·         Tekad & niat wirausaha:
  • Menimbulkan kepercayaan masy. Terhadap kemampuan dirinya
  • Memperluas kesempatan kerja untuk rakyat banyak
  • Memperkecil ketergantungan terhadap asing
  • Memenuhi kebutuhan masy. Atas kebutuhan barang & jasa
·         Masalah:
  •      Pengertian
  1. Kekeliruan, gangguan, kesalahan dan halangan sehingga pekerjaan tak bisa deselesaikan sesuai yang kita inginkan
  2. Kesenjangan antara harapan dan kenyataan; rencana dan pelaksanaan
  3. Deviasi(penyimpangan) dari kenormalan
·         Ciri:
  • Ada kesulitan
  • Merupakan tantangan yang harus diatasi
  • Memenuhi unsur yang menggerakkan untuk dibahas & dipikirkan secara kreatif
  • Bersifat penting dan realistis
  • Berguna untuk diselesaikan
    
                        Ciri berpikir reflektif dalam menghadapi masalah
·         (Dewey):
  • Merasa bingung, bimbang, kesulitan
  • Merumuskan masalah yang ingin dipecahkan (untuk mengatasi kebimbangan dan kesulitan tsb)
  • Menguji hipotesis (dengan mengumpulkan data faktual sebagai usaha menemukan cara pemecahan masalah, sehingga dapat diatasi)
  • Mengambil keputusan (yang didukung oleh fakta/bukti eksperimental valid) & menolak kesimpulan (yang tidak didukung data valid)    

  •  Jenis:
  1. Masalah pribadi
  2. Masalah keluarga
  3. Masalah organisasi:
  4. Organisasi profit; Masalah pada organisasi profit antara lain :
  • Turunnya produktifitas kerja pada karyawan 
  • Turunnya omzet penjualan barang
  • Turunnya jumlah pelanggan 
  • Tingginya tingkat suku bunga bank 
  • Tingginya biaya kebutuhan  (listrik & air)
    5. Organisasi non-profit:
§  Rendahnya mutu SDM
§  Turunnya jumlah donatur
§  Tingginya jumlah anak putus sekolah
    6. Masalah Masyarakat
      Contoh:
§  Rendahnya disiplin
§  Tingginya kriminalitas
§  Tingginya pengangguran
§  Rendahnya sadar hukum masyarakat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar